kisah horor nyata yang pernah terjadi saat penyutingan

1 comment

biasanya, saat orang-orang mendeskripsikan “kisah horror” dari sebuah set film, hal itu berarti bahwa ada masalah jadwal, banyaknya pembuktian di set, atau mungkin malfungsi mekanis. Tetapi kadang hal-hal yang terjadi lebih dari itu, dan yang terjadi benar-benar bisa dibilang kisah horror yang sebenarnya. Meskipun terlihat seperti legenda urban, tetapi kisah-kisah dibawah ini nyata.  

Noah

Gambar Pertama 5 Kisah Nyata Menyeramkan yang Terjadi Dalam Pembuatan Film Oleh Unik Segiempat
Penguntit selebriti bukanlah hal baru lagi. Tetapi penguntit yang mengejar emma watson selama pengambilan gambar film Noah lebih agresif daripada penguntit biasa. Selama pengambilan gambar, Emma Watson memutuskan untuk pergi ke daerah pepohonan didekat lokasi syuting. Saat sedang disana, seorang penguntit yang dia kenali muncul disana. Kru film lalu meringkus penguntit itu. meskipun emma watson tidak cedera dan tidak menuntut si penguntit, semua orang yang terlibat dalam syuting mengatakan bahwa keadaan saat itu cukup buruk sampai-sampai syuting ditunda.

Alien

Gambar Kedua 5 Kisah Nyata Menyeramkan yang Terjadi Dalam Pembuatan Film Oleh Unik Segiempat
Hampir semua orang pasti pernah menonton film ini. Tetapi ternyata ada fakta menarik yang dibelakang proses pembuatan film ini, cerita dari Dan O’Bannon tentang H. R. Giger, si seniman yang mendesain kepala xenomorph. Ternyata, si seniman membeli tengkorak manusia asli dari India dan memotong-motongnya, untuk mendesain kepala xenomorph ini. O’Bannon curiga, tetapi tidak benar-benar melakukan apa-apa. Sesudah itu, satu berita muncul bahwa India harus menutup perusahaan yang menyuplai kerangka manusia. Satu lagi catatan, bahwa gigi yang ada pada tengkorak saat pengerjaan film ini mirip sekali dengan gigi anak-anak 12tahun. 

 End Of Evangelion

Gambar Ketiga 5 Kisah Nyata Menyeramkan yang Terjadi Dalam Pembuatan Film Oleh Unik Segiempat
Film tahun 1997 ini adalah beberapa dari anime 90-an yang menguatkan stereotip bahwa anime-anime ini penuh dengan kekerasan dan simbolisme yang tidak dapat ditembus. Banyak sekali gambar-gambar aneh yang ada pada film ini. Ternyata, gambar-gambar tersebut dibuat oleh anak-anak korban kekerasan yang nyata, jadi ada beberapa kejadian asli dari kesakitan yang luar biasa diabadikan di film ini. Diantara huruf-huruf aneh yang ada dalam film ini ternyata adalah ancaman pembunuhan yang dikirimkan kepada sutradara, Hideki Anno. Dan yang paling arah, salah seorang aktris pengisi suara mencekik aktris lainnya saat berada dalam set film, cukup parah sehingga aktris tersebut sulit melanjutkan pengisian suaranya.

Come And See

Gambar Keempat 5 Kisah Nyata Menyeramkan yang Terjadi Dalam Pembuatan Film Oleh Unik Segiempat
Film ini dibuat pada tahun 1985 dari Soviet, yang menceritakan tentang korban invasi Third Reich di Soviet. Film ini terlihat terlalu realistis. Peluru asli ternyata ditembakkan ke para pemeran film, dan actor utama Aleksey Kravchenko menjelaskan begitu dekatnya peluru dari kepalanya selama proses syuting berlangsung.

Men Behind The Sun

Gambar Kelima 5 Kisah Nyata Menyeramkan yang Terjadi Dalam Pembuatan Film Oleh Unik Segiempat
T. F. Mous membuat sebuah film tentang penyiksaan sistematis dan juga eksperimen manusia yang terjadi dalam Unit 731 selama Perang Dunia II, dan untuk mengkomunikasikan horror ini, dia mungkin merasa harus merangsang beberapa batasan kekejaman. Dalam film ini, ada saat dimana sekumpulan tikus asli dibakar hidup-hidup, dan yang lebih parah, ada cuplikan dimana seorang anak kecil yang mati diletakkan diatas meja otopsi. Anak ini benar-benar asli, dan dia meninggal tepat sebelum syuting dimulai.


Apakah anda sudah memiliki user ID untuk melakukan permainan? Jika belum segera hubungi Customer Service online kami di www.poker99.net dan Customer Service 24 jam kami akan melayani anda dengan ramah mengenai proses registrasi dan deposit/withdraw.
Next PostNewer Post Home

1 comment:

  1. http://nadyasx.blogspot.com/2017/05/pertemuan-pertama-ningkyo-dantai.html

    ReplyDelete